Senin, 13 Agustus 2012

pelangi itu miliku


pada warna merah yang menantikan senja
pada warna biru berkulum rindu,
jingga menantikan engkau meredupkan kedua mata sendu
aku disampingmu, menjinjing bahasa pelangi
kau tak pernah peduli pada hari yang terbujur kaku
aku semaikan pada terang rembulan
pada kaki langit yang surut tersipu....
aku bertambah kokoh pada ikatan pelangi,

lantas kau taklukan suara burung berirama parau
di tengah kemarau panjang di tengah bilik tajam
dari sang mentari...aku kembali bertanya
mungkinkah merpati putih masih menjemput
gugusan awan putih,
jangan kau biarkan awan hitam menerkamnya
aku dan kau dalam satu

Semarang, 14 Agustus 2012 (Akhir Romadhon)